Latest News :
Selamat Datang di Hobibet.com – Agen SBOBET Terpercaya di Indonesia
Apabila anda membutuhkan bantuan, Hubungi kami melalui Chat service atau media social yang kami sediakan !
Segera lakukan pendaftaran bersama Hobibet.com – Pendaftaran Gratis selamanya !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Adriano Galliani Puas Melihat Peningkatan AC Milan

Adriano Galliani

Adriano Galliani bicara masalah perubahan AC Milan sekarang ini. Eks pejabat itu memandang AC Milan makin maju. Galliani mengawali debutnya bersama dengan AC Milan semenjak tahun 1986. Sampai pergi pada tahun 2017 lantas, dia bertanggungjawab dalam menghadirkan beberapa pemain terpenting. Diantaranya ialah legenda asal Brasil, Kaka.

Pria berusia 74 tahun itu lantas angkat kaki demikian Silvio Berlusconi akan memutuskan untuk jual Milan ke entrepreneur asal China, Yonghong Li. Sekarang, pun bersama dengan Berlusconi, dia tengah nikmati debutnya di salah satunya club Serie C, Monza.

“Saya repot di bulan Januari, menghadirkan 16 pemain baru serta jual 14 orang. Saya lahir serta di besarkan di Monza, pergi lihat team ini saat kecil, jadi saya tetap jadi penggemarnya,” papar Galliani pada Radio Deejay.

Sekarang ini, Leonardo bertanggungjawab dalam menghadirkan pemain ke AC Milan. Di tangannya, dia sukses mendatangkan beberapa figur terpenting seperti Lucas Paqueta dan bomber beresiko Polandia, Krzysztof Piatek.

“AC Milan sudah menguatkan dianya lebih baik dari team mana saja di Eropa saat bursa transfer Januari, dimana Leonardo merubah muka Milan dengan Krzysztof Piatek serta Lucas Paqueta,” katanya.

“Saya seringkali bicara dengan Leonardo, karena kami bersahabat, tetapi saya meyakini ia tidak perlu pendapat saya di bursa transfer, sebab segalanya dapat berjalan dengan baik untuk saat ini dan tim juga sudah semakin berkembang,” tuturnya memberikan.

Selanjutnya, Galliani bicara masalah salah satunya penyesalannya saat mengatasi Milan dahulu. Itu ialah kegagalannya membawa Carlos Tevez dari Manchester City. Pemain dari Argentina itu lantas pilih geser ke club lawan, Juventus.

“Carlitos Tevez ialah satu penyesalan, sebab kami telah demikian dekat,” katanya.

Penyesalan itu makin berasa pahit dengan permainan cemerlang Tevez waktu ada di Juventus. Sebelum angkat kaki dari Turin di tahun 2015, dia sudah sempat menuliskan keseluruhan 95 tampilan di semua pertandingan dan cetak 50 gol.

No related content found.